Dosen Teknologi Pendidikan UNESA Jajaki Kolaborasi Riset AI dan XR bersama EduHK, Kampus Pendidikan Peringkat 7 Dunia
Hong Kong, Juni 2026 – Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Husni Mubarok, turut berpartisipasi dalam delegasi resmi UNESA dalam kunjungan akademik ke The Education University of Hong Kong (EduHK). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring riset internasional sekaligus menjajaki kolaborasi penelitian di bidang teknologi pendidikan, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan teknologi imersif (Extended Reality/XR).
EduHK merupakan salah satu institusi pendidikan terbaik dunia yang menempati peringkat ke-7 dunia dan peringkat ke-2 Asia pada bidang Education berdasarkan QS World University Rankings by Subject. Melalui kunjungan ini, UNESA mempelajari berbagai praktik terbaik dalam pengembangan riset, internasionalisasi, publikasi ilmiah bereputasi, serta strategi peningkatan reputasi akademik di tingkat global.
Delegasi UNESA dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi, dan Science Center, Dr. Bambang Sigit Widodo, bersama Direktur Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah, Prof. Nadi Suprapto. Dalam rombongan tersebut, Husni Mubarok berperan aktif dalam diskusi mengenai peluang kolaborasi penelitian yang selaras dengan bidang keilmuan Teknologi Pendidikan, khususnya pemanfaatan AI dan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Salah satu agenda utama adalah pertemuan dengan Prof. Sedat Gümüş, Professor pada Department of Educational Policy and Leadership sekaligus Acting Director Asia Pacific Centre for Leadership and Change (APCLC). Diskusi membahas peluang kerja sama penelitian internasional, pengembangan kapasitas akademik melalui program doktoral, postdoctoral fellowship, visiting scholar, serta kolaborasi publikasi ilmiah yang dapat melibatkan dosen dan peneliti UNESA.
Bagi Program Studi Teknologi Pendidikan, peluang tersebut membuka ruang yang luas untuk memperkuat jejaring riset internasional sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen. Kolaborasi dengan akademisi dunia diharapkan mampu mempercepat pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang menjadi salah satu fokus keilmuan program studi.
Agenda berikutnya mempertemukan delegasi UNESA dengan Prof. Song Yanjie, Professor pada Department of Mathematics and Information Technology, Associate Co-Director Academy for Applied Policy Studies and Education Futures (AAPSEF), serta Associate Director Centre for Excellence in Learning and Teaching (CELT). Dalam diskusi tersebut dibahas perkembangan riset terkini mengenai pemanfaatan AI, XR, dan teknologi pembelajaran digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, adaptif, inklusif, sekaligus mendukung well-being peserta didik maupun pendidik.
Menurut Husni Mubarok, perkembangan AI dan XR membuka peluang besar bagi inovasi pembelajaran di Indonesia. Sebagai dosen Teknologi Pendidikan, ia melihat bahwa kolaborasi internasional seperti ini menjadi kesempatan strategis untuk mengembangkan penelitian bersama, menghasilkan publikasi bereputasi internasional, serta menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.
"Teknologi seperti Artificial Intelligence dan Extended Reality tidak hanya menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran, tetapi juga membuka peluang lahirnya model-model pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan berbasis data. Melalui kolaborasi internasional, kami berharap dapat menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan sekaligus memberikan kontribusi bagi pengembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia," ujarnya.
Kegiatan ini juga memperkuat posisi Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA dalam membangun jejaring akademik global. Pengembangan riset mengenai AI, XR, analitik pembelajaran, dan inovasi pembelajaran digital menjadi bagian dari komitmen program studi untuk menghasilkan penelitian yang berdampak serta mendukung transformasi pendidikan di era digital.
Kolaborasi yang dijajaki bersama EduHK sejalan dengan komitmen UNESA dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan inovasi pembelajaran, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan kompetensi digital dan riset, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan kemitraan akademik internasional yang berkelanjutan.
Melalui kunjungan ini, Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA berharap dapat memperluas kolaborasi penelitian internasional, meningkatkan kualitas publikasi dosen, serta menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di tingkat nasional maupun global.