Semangat Kolaborasi dan Sportivitas Mahasiswa TP UNESA di Ajang Classmeeting Penjasbug 2026
SURABAYA – Lapangan Golf Rektorat UNESA menjadi saksi keseruan ajang Classmeeting Penjasbug (Pendidikan Jasmani dan Kebugaran) yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kompetisi tahunan ini mempertemukan ratusan mahasiswa dari berbagai program studi non-FIKK, termasuk tim dari Teknologi Pendidikan (TP) yang turut berlaga dalam cabang olahraga slag ball.
Acara yang diselenggarakan oleh Ketua Umum MKWU Penjasbug ini diikuti oleh total keseluruhan 119 tim putra dan putri. Meski sempat terkendala cuaca dan kepadatan jadwal pertandingan, kegiatan tetap berjalan kondusif di bawah pengawasan ketat tim perwasitan.
Tim slag ball TP UNESA angkatan 24 tampil dengan semangat tinggi meski menghadapi tantangan persiapan yang minim. Mulka Nabila, Kapten Tim Slag ball TP, mengungkapkan bahwa kesibukan anggota dalam menyelesaikan proyek akhir mata kuliah lain menjadi kendala utama untuk berlatih secara fisik. "Kami lebih banyak mengandalkan koordinasi melalui technical meeting dan diskusi via Google Meet bersama dosen pengampu setelah jadwal TM selesai," ujar Nabila saat ditemui di sela-sela pertandingan.
Motivasi tim pun tergolong unik namun realistis. Selain mengejar poin untuk daftar peringkat, keinginan untuk menyelesaikan pertandingan dengan efektif menjadi pendorong utama. "Kami berusaha memahami aturan permainan sebaik mungkin agar tidak bingung di lapangan. Meski kurang persiapan, kami sudah memberikan usaha yang maksimal," tambahnya.
Pertandingan ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan juga ajang interaksi antarprodi. Nabila mengaku timnya mendapatkan pengalaman berharga saat bertanding melawan prodi lain, seperti prodi Masase. Namun, ia mencatat bahwa aturan permainan yang menyerupai kasti dan softball cukup mengejutkan timnya, sehingga memerlukan strategi yang lebih matang di masa depan.
Senada dengan hal tersebut, Siska Mega selaku Penanggung Jawab (PJ) Mata Kuliah dari prodi TP, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam classmeeting ini berkaitan erat dengan penilaian akademik. "Kegiatan ini bisa dibilang sebagai tugas akhir atau pengganti pertemuan terakhir. Kehadiran di sini sangat krusial bagi nilai mahasiswa," jelas Siska. Menurutnya, kompetisi ini sudah selaras dengan tujuan mata kuliah Penjasbug dalam melatih kedisiplinan, kerja sama tim, dan keterampilan fisik mahasiswa.
Dari sisi penyelenggaraan, Muhammad Taufiqul Hakim dari Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) selaku panitia perwasitan, menyatakan kepuasannya atas kelancaran acara. Ia berharap event ini terus rutin digelar karena terbukti mampu menumbuhkan sikap kebersamaan dan tanggung jawab pada setiap individu.
Menutup perbincangan, tim TP berharap agar di tahun mendatang, pengumuman jadwal pertandingan dapat dilakukan lebih awal. Hal ini sangat penting agar mahasiswa dapat menyeimbangkan jadwal latihan dengan dosen pengampu serta mempersiapkan strategi yang lebih matang. "Harapannya, semoga ke depan kami semua makin gemar berolahraga dan ajang ini terus menjadi wadah silaturahmi yang asik bagi mahasiswa UNESA," pungkas Siska.
Penulis: Cinta Fatima Az Zahra (2025A)
Fotografer: Tim Jurnalistik TP