Maksimalkan Fasilitas Belajar: Mahasiswa Teknologi Pendidikan Unesa Manfaatkan Co-Working Space Prodi
SURABAYA — Ruang co-working yang tersedia di Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kini semakin banyak dimanfaatkan mahasiswa untuk kegiatan akademik maupun kolaborasi proyek kreatif. Fasilitas yang terletak di lingkungan Gedung FIP ini menjadi ruang produktif baru yang mendukung proses belajar abad ke-21.
Dengan konsep ruang terbuka, area ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman, fleksibel, dan mendorong interaksi sosial antar mahasiswa. Beberapa kelompok mahasiswa terlihat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengerjakan tugas video, diskusi proyek multimedia interaktif, hingga rapat organisasi.
Ruang Kreatif untuk Kolaborasi
Co-working space ini menyediakan sarana penunjang seperti:
-
Kursi dan meja yang dapat digunakan oleh mahasiswa
-
Stop kontak untuk perangkat laptop
-
Koneksi internet kampus
-
Area santai yang mendukung brainstorming
Kebebasan menata ruang menjadi keunggulan yang membuat mahasiswa lebih leluasa berkarya dan berdiskusi.
Seorang mahasiswa yang memanfaatkan ruang tersebut menyampaikan bahwa suasana yang lebih terbuka dibandingkan kelas formal membantu meningkatkan ide dan fokus belajar kelompok.
Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek
Sebagai mahasiswa Teknologi Pendidikan, banyak tugas yang menuntut kreativitas dan kerja tim, seperti:
-
Pembuatan media pembelajaran digital
-
Pengembangan konten audio-visual
-
Riset dan produksi multimedia interaktif
-
Penyusunan proposal proyek teknologi pendidikan
Co-working space menjadi tempat yang ideal untuk menjalankan seluruh aktivitas tersebut, terutama ketika membutuhkan ruang diskusi yang kondusif.
Fasilitas Kampus yang Semakin Ramah Mahasiswa
Pemanfaatan co-working space ini menjadi bukti bahwa budaya belajar di kampus terus berkembang. Fasilitas ini bukan hanya sekadar ruangan, namun wadah mahasiswa untuk mengeksplorasi inovasi di bidang pendidikan berbasis teknologi.
Mahasiswa berharap penggunaan ruang ini dapat terus dikembangkan, salah satunya dengan menambah perangkat multimedia dan memperpanjang jam akses selama musim pengerjaan proyek.
Dengan ruang kolaboratif yang semakin hidup, mahasiswa Teknologi Pendidikan terus didorong untuk aktif berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi pembelajaran di masa depan.