Menjelang UTS, Atur Lagi Jadwal Belajarnya!
Surabaya, 13 Oktober 2025 — Menjelang digelarnya Ujian Tengah Semester (UTS), mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mulai mempersiapkan diri agar dapat menghadapi ujian dengan optimal. Berbagai mata kuliah berbasis teori dan praktik membutuhkan strategi belajar yang efektif supaya tidak kewalahan menghadapi padatnya beban akademik di pertengahan semester ini.
Selain materi yang cukup banyak, mahasiswa juga harus menyeimbangkan aktivitas lainnya seperti organisasi, magang, hingga proyek kelas. Karena itu, manajemen waktu menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi UTS.
“Kalau tidak diatur dari sekarang, nanti bisa menumpuk dan akhirnya panik,” ujar salah satu mahasiswa semester tiga saat ditemui di lingkungan kampus Ketintang.
Agar persiapan ujian lebih terarah, berikut tips pengaturan waktu belajar yang dapat diterapkan oleh mahasiswa Teknologi Pendidikan UNESA.
Buat Jadwal Belajar yang Terukur
Mahasiswa dianjurkan menyusun jadwal belajar yang memuat daftar mata kuliah beserta topik yang harus dituntaskan.
Dosen Teknologi Pendidikan UNESA juga sering menekankan pentingnya planning dalam belajar sebagai bagian dari kemampuan self-regulated learning.
Langkah efektif:
-
Prioritaskan mata kuliah dengan bobot tinggi
-
Atur jadwal sesuai kegiatan kampus yang lain
-
Sisakan waktu khusus untuk revisi mendekati ujian
Dengan jadwal yang jelas, belajar pun tidak lagi hanya ketika mepet ujian.
Salah satu tipsnya yaitu mahasiswa dapat menggunakan Teknik Pomodoro menjadi pilihan banyak mahasiswa karena sederhana namun efektif: 25 menit belajar + 5 menit istirahat.
Dengan pola tersebut, konsentrasi terjaga dan tubuh tidak cepat lelah. Setelah empat siklus belajar, mahasiswa dapat beristirahat lebih lama selama 15–20 menit.
Ringkas Materi Menjadi Lebih Sederhana
Mata kuliah seperti Desain Pembelajaran, Kurikulum, hingga Produksi Media kerap menyajikan konsep yang luas. Ringkasan materi menjadi penyelamat saat menjelang ujian.
Bentuk ringkasan bisa berupa:
-
Poin-poin penting
-
Mind map
-
Flashcard untuk istilah
-
Tabel perbandingan konsep
Selain memudahkan pemahaman, ringkasan praktis membantu meningkatkan daya ingat.
Minimalkan Distraksi Digital
Penggunaan gawai selama belajar sering menjadi gangguan terbesar. Notifikasi media sosial dan pesan elektronik membuat fokus mudah terpecah.
Mahasiswa dapat mengaktifkan:
-
Mode Do Not Disturb
-
Pembatasan layar (screen time limit)
-
Aplikasi pemblokir distraksi
Belajar dalam waktu lebih singkat tetapi berkualitas jauh lebih produktif dibanding belajar berjam-jam tanpa fokus.
Minimalkan Distraksi Digital
Penggunaan gawai selama belajar sering menjadi gangguan terbesar. Notifikasi media sosial dan pesan elektronik membuat fokus mudah terpecah.
Mahasiswa dapat mengaktifkan:
-
Mode Do Not Disturb
-
Pembatasan layar (screen time limit)
-
Aplikasi pemblokir distraksi
Belajar dalam waktu lebih singkat tetapi berkualitas jauh lebih produktif dibanding belajar berjam-jam tanpa fokus.
Tetap Sehat Selama Persiapan
Tekanan akademik menjelang UTS sering berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat sangat diperlukan.
Anjuran yang dapat diterapkan:
-
Tidur cukup minimal 6–8 jam
-
Konsumsi makanan bergizi
-
Lakukan peregangan ringan setelah belajar
Kondisi tubuh yang prima akan mendukung performa belajar secara maksimal.
Harapan dan Persiapan Menuju UTS
Dengan penerapan strategi belajar yang baik, mahasiswa Teknologi Pendidikan UNESA diharapkan mampu menjalani UTS dengan penuh kesiapan dan percaya diri.
Persiapan yang konsisten sejak awal menjadi faktor penting dalam meraih hasil yang memuaskan. Pada akhirnya, UTS bukan hanya soal menguji kemampuan akademik, tetapi juga bagaimana mahasiswa mengelola waktu dan diri mereka secara mandiri.