Tetap Kreatif di Tengah Kondisi Baik dan Buruk
Kreativitas bukan hanya milik mereka yang bekerja di industri seni atau media. Setiap orang membutuhkan kreativitas agar bisa berkembang dan beradaptasi dalam hidup. Dengan menjadi kreatif, seseorang mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki dan menemukan solusi baru dalam berbagai situasi. Namun, menjaga kreativitas agar tetap hidup tidaklah mudah. Itulah yang menjadi fokus utama Austin Kleon dalam bukunya Keep Going: 10 Ways to Stay Creative in Good Times and Bad — panduan praktis agar seseorang bisa terus berkreasi, bahkan ketika dunia terasa berat.
Menurut Kleon, kehidupan kreatif bukanlah garis lurus menuju puncak kesuksesan, melainkan sebuah lingkaran yang terus berputar. Ada saatnya seseorang bersemangat, tetapi ada pula masa-masa ketika inspirasi terasa kering. Untuk itulah, diperlukan rutinitas yang membantu menjaga ritme kerja kreatif. Rutinitas bukan penjara, melainkan penuntun agar seseorang tetap berjalan di jalur yang benar. Ia memberi arah ketika kita kehilangan fokus dan melindungi kita dari godaan distraksi yang menguras energi.
Salah satu musuh terbesar kreativitas adalah banjir informasi. Dalam era digital, perhatian manusia menjadi komoditas yang paling berharga. Kleon menyarankan agar kita belajar berkata “tidak” pada segala hal yang tidak penting. Alih-alih terus menelusuri media sosial, lebih baik menciptakan “ruang tenang” untuk diri sendiri — waktu dan tempat yang bebas dari gangguan. Di ruang itulah ide-ide baru dapat tumbuh. Ia juga menganjurkan kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki setiap pagi, karena sering kali inspirasi datang ketika pikiran sedang tenang dan tubuh bergerak bebas.
Selain itu, Kleon menekankan pentingnya berfokus pada kata kerja, bukan kata benda. Banyak orang terlalu sibuk mengejar jabatan, label, atau pengakuan, padahal yang terpenting adalah proses berkarya itu sendiri. “Do the verb, forget the noun,” tulisnya. Kreativitas sejati lahir dari tindakan, bukan dari keinginan untuk dikenal. Dengan terus melakukan, seseorang akan menemukan nilai dan arah yang sebenarnya dalam pekerjaan kreatifnya.
Kleon juga mengingatkan agar jangan terlalu cepat mengaitkan kreativitas dengan uang atau popularitas. Di tengah budaya digital yang menilai segalanya berdasarkan jumlah likes, views, atau followers, penting untuk kembali ke esensi: kualitas karya. Mengukur kreativitas dengan angka justru dapat membunuh semangat berkarya. Oleh karena itu, ia mendorong pembaca untuk sesekali mengabaikan metrik kuantitatif dan lebih fokus pada makna personal dari pekerjaan yang dilakukan.
Dalam menemukan ide dan inspirasi, Kleon memperkenalkan konsep bluestation — waktu dan ruang pribadi untuk memutus hubungan dengan dunia luar dan kembali terhubung dengan diri sendiri. Setiap orang perlu menemukan bluestation versinya sendiri, entah itu di sudut kamar, di kafe favorit, atau di pagi hari sebelum hari dimulai. Di momen-momen hening inilah, kreativitas sering kali muncul tanpa dipaksakan.
Buku ini juga mengajarkan bahwa kreativitas bukan soal menjadi luar biasa, melainkan tentang memberi perhatian ekstra pada hal-hal biasa. Rumus sederhana yang ditawarkan Kleon adalah Ordinary + Extra Attention = Extraordinary. Dengan memperhatikan hal-hal kecil di sekitar kita — suara, warna, percakapan, atau perasaan — kita bisa menemukan inspirasi yang tak terduga. Perhatian adalah sumber energi kreatif yang sering diabaikan di tengah kesibukan.
Namun, Kleon juga realistis: kreativitas memiliki musimnya sendiri. Ada masa produktif ketika ide mengalir deras, dan ada masa hening ketika tidak ada yang bisa dilakukan selain menunggu. Dalam setiap musim itu, penting untuk tetap sabar dan menjaga semangat. Tidak semua orang akan “mekar” di waktu yang sama. Ada yang bersinar di usia muda, ada yang baru menemukan jati diri di usia tua. Yang penting bukan seberapa cepat sukses diraih, tetapi seberapa konsisten seseorang menjaga semangat berkaryanya.
Melalui Keep Going, Kleon ingin mengingatkan bahwa yang membuat seseorang terus bertumbuh bukanlah kesuksesan besar, melainkan kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Menulis jurnal, berjalan, membaca buku lama, atau sekadar memperhatikan hal-hal di sekitar dapat menjaga otak tetap aktif dan hati tetap tenang. Kreativitas sejati tidak membutuhkan panggung besar, cukup niat untuk terus mencipta tanpa henti.
Pada akhirnya, pesan Austin Kleon sederhana: tetaplah bergerak. Jangan berhenti hanya karena kondisi tidak sempurna. Dunia akan selalu berubah, tetapi kreativitas akan selalu menjadi cara terbaik untuk bertahan. Dengan menjaga rutinitas, memperhatikan hal-hal kecil, dan tetap jujur pada diri sendiri, setiap orang bisa keep going — terus maju, terus berkarya, dan terus menemukan makna baru dalam hidupnya.