Tips and Tricks Apps Desain Figma (Part 1)
1. fitur Delete and Heal.
- Fitur ini berguna saat pengguna ingin menghapus satu titik (point) pada sebuah bentuk (shape).
- Caranya adalah dengan memilih titik tersebut, menahan tombol Shift, lalu menekan Delete.
- Setelah itu, titik akan hilang, namun Figma otomatis memperbaiki (heal) jalur bentuk agar tidak terpotong.
- Fitur ini juga berfungsi pada bentuk yang lebih kompleks, misalnya garis berbentuk tanda tanya.
Jika terdapat terlalu banyak titik pada jalur, pengguna dapat memilih beberapa titik sekaligus, lalu menahan Shift dan menekan Delete.
- Hasilnya, Figma akan menghaluskan dan menyatukan kembali jalur tersebut secara otomatis, sehingga bentuk tetap rapi tanpa distorsi.
2. fitur Select elements with the same properties
- Fitur ini berguna saat bekerja pada file Figma besar yang memiliki banyak elemen serupa, seperti bentuk atau teks.
- Misalnya, pengguna ingin memilih semua elemen dengan properti yang sama secara sekaligus.
- Caranya adalah dengan memilih salah satu elemen terlebih dahulu, lalu pergi ke menu Edit → Select All With.
- Setelah itu, pengguna dapat memilih properti tertentu sesuai kebutuhan (misalnya warna, ukuran, atau jenis teks).\
- Maka secara otomatis, semua elemen dengan properti yang sama akan terpilih sekaligus.
- Fitur ini disebut sangat membantu menghemat waktu dalam proses pengeditan atau penyesuaian desain.
3. fitur Smart Selection
- Fitur ini berguna ketika pengguna bekerja dengan beberapa objek yang tersusun dalam satu deretan (array).
- Langkah pertama adalah memilih objek-objek yang ingin dirapikan.
- Setelah itu, muncul ikon grid kecil di pojok tampilan, yang dapat diklik.
- Saat ikon tersebut diklik, Figma secara otomatis merapikan susunan objek-objek tersebut secara teratur.
- Pengguna juga dapat menyesuaikan jarak antar objek sesuai keinginan.
- Selain itu, objek dapat dipindah atau diatur ulang dengan cara menyeretnya (drag) agar posisi sesuai kebutuhan.
4. tips tentang Small and Big Nudge Amounts
- Secara default, saat pengguna memilih objek dan menekankan tombol panah, objek akan berpindah sejauh satu piksel.
- Jika pengguna menahan tombol Shift sambil menekan tombol panah, maka objek akan bergerak sejauh 10 piksel setiap kali ditekan.
- Namun, jika diperlukan penyesuaian posisi yang lebih presisi, pengguna dapat mengubah pengaturannya.
- Caranya adalah dengan masuk ke menu Preferences → Nudge Amount.
- Di sana, pengguna bisa menyesuaikan jarak perpindahan objek sesuai kebutuhan, misalnya setengah piksel atau 0,1 piksel.
- Dengan fitur ini, desainer dapat melakukan penyesuaian posisi objek dengan tingkat ketelitian yang tinggi.
5. fitur Images as Styles
- Dalam Figma, pengguna dapat membuat Style tidak hanya untuk warna, teks, efek, dan tata letak, tetapi juga untuk gambar (images).
- Caranya adalah dengan mengklik empat titik di sebelah opsi Fill, kemudian menekan tombol plus (+).
- Setelah itu, pengguna dapat memberi nama Style gambar tersebut, misalnya “Lake”.
- Selanjutnya, klik Create Style untuk menyimpannya.
- Setelah disimpan, gambar tersebut menjadi Style baru yang bisa digunakan kembali.
- Style gambar ini dapat diterapkan ke bentuk (shape) atau teks apa pun, layaknya Style warna atau efek.