Tips and Tricks Apps Desain Figma (Part 2)
1. Arc Tool
- Arc Tool berguna untuk membuat dan memanipulasi bentuk lengkungan (curve) dan lingkaran.
Saat pengguna menggerakkan kursor di atas lingkaran, akan muncul satu handle di sisi kanan.
- Titik atau handle ini menentukan tempat awal pengguna dapat membuat lengkungan (arc).
Dengan mengklik dan menyeret handle ke atas atau ke bawah, pengguna dapat mengubah besarnya lengkungan dan menciptakan celah pada lingkaran.
- Setelah itu, akan muncul tiga handle tambahan pada bentuk tersebut.
Ratio handle di tengah lingkaran berfungsi untuk mengubah bentuk lingkaran menjadi cincin (ring).
- Start handle menunjukkan titik awal lengkungan dimulai.
- Sedangkan Sweep handle mengatur seberapa besar bagian lingkaran yang terbentuk atau seberapa lengkap arc tersebut.
2. penggunaan multiple fills
- Fitur ini sangat berguna saat pengguna memiliki teks di atas gambar dan ingin meningkatkan keterbacaan teks tersebut.
Caranya adalah dengan memilih gambar, lalu pada panel kanan cari bagian Fill property.
Klik ikon plus (+) di sebelah Fill untuk menambahkan fill tambahan.
Pengguna kemudian dapat mengatur warna fill baru agar menghasilkan efek visual yang menarik.
Fill tambahan ini juga bisa diubah menjadi gradasi warna (gradient).
Gradasi dapat disesuaikan agar bagian yang lebih gelap berada di dekat teks, sehingga teks tampak lebih jelas.
Keuntungan utamanya, semua efek ini dapat dilakukan tanpa perlu menambah layer atau bentuk (rectangle) tambahan di atas gambar.
3. fitur Copy and Paste Properties
- Misalnya, pengguna ingin membuat sebuah lingkaran memiliki tampilan yang sama dengan bintang, termasuk warna, garis tepi (stroke), dan ketebalan garis.
Secara manual, hal ini bisa dilakukan dengan mengatur setiap properti satu per satu, namun ada cara yang lebih cepat.
Langkah pertama, pilih objek bintang, lalu klik kanan dan pilih “Copy Properties”.
Selanjutnya, pilih objek lingkaran, klik kanan lagi dan pilih “Paste Properties”.
Hasilnya, lingkaran akan langsung memiliki semua properti yang sama dengan bintang, termasuk warna, garis tepi, dan ketebalan garis.
4. Ignore Auto Layout
Fitur ini dapat dilakukan dengan menekan tombol spasi (space bar).
Trik ini sangat berguna saat pengguna ingin mengatur posisi elemen secara bebas, meskipun sedang berada dalam Auto Layout.
Caranya, pilih elemen yang ingin dipindahkan, lalu tahan tombol spasi sambil menggeser elemen tersebut.
Selama tombol spasi ditekan, pengguna dapat memindahkan elemen dengan bebas tanpa terikat oleh aturan atau batasan Auto Layout.
5. Figma’s Built-in Calculator
Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan perhitungan langsung di dalam kolom properti pada Figma.
-
Misalnya, saat ingin menambah lebar suatu objek beberapa piksel, pengguna cukup klik kolom “width”, lalu ketik tanda “+” diikuti angka, kemudian tekan Enter.
-
Figma akan otomatis menambahkan nilai tersebut pada ukuran awal objek.
-
Fitur ini tidak hanya mendukung operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
-
Pengguna juga dapat menggunakan operasi yang lebih kompleks, seperti tanda kurung untuk urutan perhitungan dan persentase.
-
Dengan demikian, fitur ini membantu desainer mengatur ukuran dan posisi objek dengan lebih cepat dan presisi langsung di dalam Figma.