Teknologi Pendidikan Unesa Kembangkan Perpustakaan Digital

Surabaya, Tim program studi S-1 dari Teknologi Pendidikan (TP)
Universitas Negeri Surabaya tengah mengembangkan project perpustakaan digital
(digital library). Pembentukan tim yang terdiri dari mahasiswa dan dosen ini
dilakukan dalam upaya untuk membantu memudahkan siswa dalam mengakses sumber
belajar.
Melalui perpustakaan digital siswa bisa mengakses sumber
belajar secara digital lewat perangkat yang dimiliki oleh siswa, sebelumnya
sumber belajar tersebut hanya bisa diakses atau dibaca di perpustakaan sekolah.
“Project ini dikembangkan untuk memudahkan siswa dalam
mengakses sumber belajar di antaranya buku yang bisa diakses di mana saja lewat
perangkat yang dimiliki siswa ini. Ini sekaligus untuk membudayakan literasi
digital sejak dini pada siswa,” ujar Dr. Fajar Arianto, M.Pd., Dosen TP Unesa.
Beliau menambahkan, perpustakaan digital merupakan salah
satu project dalam program mata kuliah Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber
Belajar yang beliau ampu bersama Citra Fitri Kholidya, M.Pd.
Pengembangan dari project perpustakaan digital ini
merupakan bentuk implementasi MBKM oleh Kemendikbud Ristek, sebagai upaya untuk
menumbuhkan daya kreatifitas mahasiswa untuk berinovasi sekaligus berkontribusi
secara positif bagi masyarakat maupun sekolah.
Awal mula dalam pengembangannya, tim prodi TP
mengidentifikasi permasalahan yang ada di sekolah. Kemudian ditemukan bahwa
akses bacaan siswa masih secara manual, yaitu melalui buku fisik.
Sementara di sisi lain, siswa memiliki handphone (hp) yang mana belakangan ini
banyak siswa lebih tertarik melakukan kegiatan atau mengakses segala sesuatunya
melalui gadget tersebut. Kemudian, tim prodi TP memanfaatkan peluang ini untuk
mengembangkan project perpustakaan digital (digital library).
“Maksudnya agar siswa bisa memanfaatkan hp untuk
berliterasi sekaligus menanamkan kesadaran literasi digital sejak dini. Dari
pada hp dimanfaatkan untuk yang lain, mending kita biasakan mereka untuk
menggunakan hp untuk kepentingkan belajar,” ucap Bapak Fajar.
Sejauh ini perpustakaan digital tersebut sudah diterapkan
di beberapa sekolah, diantaranya SDN
Manukan Wetan 1 Surabaya, SDN Lidah Kulon 1 Surabaya, SDN Klagen Sidoarjo, SDN
Wedoro Waru dan TK Al-Husna Tanjung Asri, Surabaya. Nantinya perpustakaan
digital tersebut akan terus dikembangkan sehingga dapat menyentuh lebih banyak
lembaga pendidikan lainnya.
Inovasi prodi Teknologi Pendidikan Unesa tersebut
diapresiasi pihak sekolah, baik kepala sekolah, guru, maupun siswa.
Muslikha, M.Pd., selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Wedoro Waru menyampaikan
rasa terima kasih juga dukungannya atas project perpustakaan digital yang
memberikan kemudahan akses bacaan untuk siswa.
“Dengan begini, tugas guru menanamkan literasi sejak dini semakin terbantu dan murid-murid bisa belajar dan membaca kapan saja,” ujarnya.