MAGANG STORY 2025: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
SURABAYA – Program studi Teknologi Pendidikan (TP) Universitas Negeri Surabaya secara konsisten terus mendorong mahasiswanya untuk mengimplementasikan ilmu di dunia kerja nyata melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pada semester ini, sejumlah mahasiswa Prodi TP berkesempatan melaksanakan magang di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (UPT TIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yang berlokasi di Jl. Jagir Sidoresmo V, Kota Surabaya Jawa Timur. Kegiatan magang ini berlangsung selama 3,5 bulan, dimulai sejak tanggal 25 November 2025 - 12 Desember 2025. Sebanyak 3 (Tiga) mahasiswa terlibat dalam program ini, yaitu Sophia Amanda Ramadhani , Ratih Widhi Widhana Warih, dan Putri Dwi Winata. Sesuai dengan fokus UPT.TIKP sebagai pusat pengembangan TIK untuk pendidikan di Jatim, para mahasiswa ditempatkan di seksi yang relevan dengan kompetensi Teknologi Pendidikan. Kebetulan untuk ketiga mahasiswa ini ditugaskan di satu seksi yang sama, yaitu Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran (YANFAAT).
Kegiatan yang dilakukan sangat beragam dan aplikatif. Dalam Seksi Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran (YANFAAT) mahasiswa magang di tugaskan dalam beberapa kegiatan seperti pengembangan desain grafis untuk media publikasi pendidikan, merancang dan memproduksi konten, mulai dari pengambilan gambar (shooting) hingga membantu dalam penyuntingan video, serta pengelolaan konten media sosial resmi UPT.TIKP.
Kegiatan yang dilakukan sangat beragam dan aplikatif. Para mahasiswa yang bertugas di Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran ( YANFAAT) memegang peran krusial dalam mendukung komunikasi visual dan diseminasi informasi UPT TIKP. Secara spesifik, mereka terlibat aktif dalam pembuatan berbagai materi desain grafis. Tugas ini mencakup perancangan flyer untuk beragam kebutuhan, mulai dari publikasi webinar pendidikan, pemberitahuan kegiatan resmi, hingga apresiasi internal seperti ucapan ulang tahun staf. Selain itu, mahasiswa juga bertanggung jawab membuat desain poster edukatif, konten promosi untuk media sosial, serta berbagai aset desain pendukung lainnya seperti virtual background untuk rapat daring dan materi visual untuk program unggulan seperti Konten Sahabat Edukasi.
Tujuan utama dari magang ini adalah agar mahasiswa dapat mengaplikasikan teori desain pembelajaran, produksi media, dan manajemen TIK dalam skala yang lebih besar, yakni di lingkungan pemerintahan yang melayani kebutuhan pendidikan se-provinsi. Melalui Pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya dalam bidang teknologi pendidikan dan pengelolaan media digital. Ini adalah bukti nyata bagaimana perguruan tinggi dan instansi pemerintah dapat berkolaborasi untuk menghasilkan talenta-talenta unggul yang tidak hanya mumpuni secara teoretis, tetapi juga terampil dan adaptif dalam menghadapi tantangan kreatif dalam dunia kerja.
Ratih Widhi Widhana Warih salah satu peserta magang, menuturkan pengalamannya yang berharga. Menurutnya, magang di UPT TIKP memberikan tantangan yang berbeda dibanding proyek perkuliahan, terutama dalam hal kecepatan dan keragaman tugas. “Pengalaman magang di sini sangat aplikatif. Kami langsung terjun menangani permintaan desain yang fast-paced untuk berbagai kebutuhan layanan UPT TIKP, seperti flyer webinar, poster, dan konten promosi. Berbeda dengan tugas kuliah, di sini kami belajar membuat desain yang harus cepat selesai, jelas pesannya, dan tetap sesuai dengan kaidah visual instansi pemerintah. Saya jadi paham bagaimana desain komunikasi visual berperan penting dalam pelayanan publik dan penyebaran informasi" ujar Ratih Widhi W. W.. Melalui kegiatan tersebut, mereka belajar bagaimana menyampaikan pesan visual yang efektif namun tetap selaras dengan kaidah dan identitas visual lembaga pemerintah. Pengalaman ini membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya desain komunikasi visual dalam mendukung pelayanan publik dan penyebaran informasi pendidikan secara profesional dan menarik.
Kontribusi mahasiswa juga mendapatkan apresiasi dari pihak UPT TIKP. Siska Amalia Rosmayni, selaku Staff Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran sekaligus mentor magang, menyambut baik energi dan keterampilan yang dibawa oleh para mahasiswa. "Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Mereka memiliki dasar teori dan keterampilan teknis yang kuat, terutama dalam desain grafis dan komunikasi visual. Ide-ide segar dan kecepatan kerja mereka sangat membantu mempercepat publikasi dan layanan kami," ungkap Siska Amalia Rosmayni.
Program magang di UPT TIKP Dindik Jatim ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan instansi pemerintah, demi menciptakan lulusan Teknologi Pendidikan yang siap berkontribusi untuk kemajuan pendidikan digital di Indonesia.
Kolaborasi ini memberikan keuntungan dua arah. Bagi mahasiswa, program ini adalah upgrade portofolio yang signifikan. Pengalaman bekerja di lembaga pemerintah dengan standar produksi yang tinggi memberi mereka nilai tambah yang tidak ternilai harganya. Mereka menjadi lebih percaya diri dan siap bersaing di industri kreatif maupun di sektor pendidikan.
Penulis,
Sophia Amanda Ramadhani
Ratih Widhi Widhana Warih
Putri Dwi Winata