MAGANG STORY 2025: Balai Diklat Industri Surabaya
Surabaya – Kegiatan magang yang wajib dijalani oleh mahasiswa semester 5 (lima) Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya menjadi jembatan dalam mengimplementasikan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan pada dunia kerja. Salah satu instansi yang menjadi tujuan pelaksanaan magang ini adalah Balai Diklat Industri Surabaya yang bertempat di Jalan Gayung Kebonsari Dalam No 12, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur., sejak tanggal 1 September 2025 sampai dengan tanggal 30 Desember 2025.
Pada instansi yang menjadi tujuan pelaksanaan magang tersebut, terdapat 4 (empat) mahasiswa yakni Nindia Dwi Rahma (23010024126), Aisha Allya Azizah (23010024117), Sophia Anggraeni (23010024091), dan Alverina Felisha D (23010024214) yang ditempatkan pada Tim Penyelenggara Diklat (PD) dan Pengembangan dan Kerjasama Diklat (PKD). Keterlibatan mahasiswa pada tim-tim tersebut diiringi dengan bimbingan yang diberikan oleh pihak instansi, terkait pengetahuan awal seputar perindustrian, penyusunan PBK, dan modul pelatihan menjadi bekal kami dalam menjalani kegiatan magang ini.
Selama menjalani magang sejak 1 September 2025 lalu, kami telah melaksanakan penugasan yang sehubungan dengan Teknologi Pendidikan, seperti menyusun modul, kisi-kisi, dan membuat soal evaluasi untuk pelatihan yang sedang diselenggarakan oleh Balai Diklat Industri Surabaya. Selain itu, kami juga diberikan kesempatan terjun secara langsung pada kegiatan TNA (Training Needs Analyze) dengan menjadi notulensi dan fasilitator. Kegiatan TNA (Training Needs Analyze) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Balai Diklat Industri Surabaya untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang tepat bagi pelaku industri maupun instansi terkait. Melalui TNA, Balai Diklat Industri Surabaya memastikan bahwa program pelatihan yang disusun benar-benar relevan, sesuai kebutuhan kompetensi di lapangan, dan mampu mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia industri.
Lingkup aktivitas magang yang kami laksanakan tidak terbatas pada penyusunan PBK dan modul saja, tetapi juga mencakup keterlibatan aktif dalam pelaksanaan pelatihan di Balai Diklat Industri Surabaya. Salah satunya adalah pada pelatihan Social Media Marketing yang diselenggarakan atas kerjasama BDI Surabaya dan Disperindag Kabupaten Pasuruan. Dalam kegiatan tersebut, kami bertugas memantau jalannya pembelajaran, melakukan dokumentasi, serta membantu distribusi konsumsi selama proses pelaksanaan pelatihan. Selain itu, kami juga diberi tanggung jawab untuk menyusun laporan kegiatan sesuai dengan standar format instansi dengan tetap di bawah arahan dan pengawasan mentor yang memberikan penugasan.
Menurut pendapat dari Sophia Anggraeni terkait dengan aktivitas yang dijalani selama pelaksanaan magang seperti ini. “Selama mengikuti magang di Balai Diklat Industri Surabaya, saya mendapatkan banyak pengalaman baru, termasuk terlibat dalam proses penyelenggaraan pelatihan mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga penyusunan laporan kegiatan. Pengalaman ini membantu saya memahami alur kerja instansi dan menambah wawasan dalam bidang pelatihan.”
Penulis:
Alverina Felisha D (23010024214)
Nindia Dwi Rahma (23010024126)
Aisha Allya Azizah (23010024117)
Sophia Anggraeni (23010024091)