MAGANG STORY 2025: Dinas Pendidikan Kota Madiun
KOLABORASI MAHASISWA DAN DINAS PENDIDIKAN,
WUJUDKAN INOVASI PEMBELAJARAN DI MADIUN
Dua mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Berliana Putri Handhini dan Arindra Gianadevi, resmi melaksanakan kegiatan magang di Bidang Kurikulum Pembinaan Bahasa dan Sastra, Dinas Pendidikan Kota Madiun, mulai 1 September hingga 30 Desember 2025. Keduanya mengikuti program ini sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan instansi pemerintah.
Selama masa magang, kedua mahasiswa tersebut terlibat dalam sejumlah kegiatan pengembangan pendidikan yang menjadi agenda strategis Dinas Pendidikan Kota Madiun. Mereka turut membantu pelaksanaan Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial bagi Guru dan Kepala Sekolah, Pelatihan Guru Pendampingan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus, serta penyelenggaraan Lomba Budaya Mutu dan Best Practice untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Mahasiswa juga berpartisipasi dalam Program Pendidikan Keuangan Chacing Kurikulum, Lomba Giat Prestasi dan Karakter Siswa, Bimbingan Teknis Digitalisasi PID (Papan Interaktif Digital), serta Lomba Cerdas Cermat tingkat SD dan SMP.
Kegiatan magang ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan. Melalui aktivitas tersebut, Berliana dan Arindra berkesempatan memahami mekanisme kerja pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan kurikulum dan pembinaan satuan pendidikan. Keterlibatan mereka pada berbagai kegiatan membantu memperlancar pelaksanaan program serta menambah pengalaman profesional di bidang pendidikan.
Dalam testimoninya, Berliana menyampaikan bahwa program magang ini memberikan wawasan baru mengenai dunia kerja di instansi pendidikan. Arindra juga menambahkan “Saya belajar langsung bagaimana kebijakan diterapkan di sekolah melalui berbagai program. Banyak hal baru yang saya pelajari, mulai dari koordinasi kegiatan, komunikasi dengan Masyarakat dan pemangku kepentingan, hingga manajemen pelatihan dan lomba,” ujarnya.
Pihak Dinas Pendidikan Kota Madiun turut memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. Salah satu Kepala Seksi bidang kurikulum menyampaikan, “Kehadiran mahasiswa magang sangat membantu pelaksanaan program kami. Mereka cepat beradaptasi, bertanggung jawab, dan mampu menjalankan tugas dengan baik. Kontribusi tersebut sangat berarti bagi kelancaran kegiatan di dinas.”
Program magang MBKM di Dinas Pendidikan Kota Madiun diharapkan terus menjadi wadah kolaborasi antara UNESA dan pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman nyata, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Madiun. Program serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan memberi manfaat bagi semua pihak.