MAGANG STORY 2025: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Povinsi Jawa Timur
Surabaya, November 2025 — Empat mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Rialva Vyana Nur Majidah (004), Aisyah Amaranggana Putri Ajitama (011), Sabrina Azarine Tsany (139), dan Risma Yogi Juliana (211), saat ini sedang melaksanakan program magang sebagai wujud nyata implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan magang tersebut dilaksanakan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, berlokasi di Jl. Dukuh Menanggal Sel. No.122, Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Kota Surabaya. Disnakertrans Jatim merupakan instansi pemerintahan yang bertanggung jawab dalam pembinaan, pelatihan, dan penempatan tenaga kerja, serta penyelenggaraan transmigrasi di Provinsi Jawa Timur.
Program magang ini berlangsung selama periode September hingga Desember 2025. Selama tiga bulan setengah pelaksanaan, mahasiswa ditempatkan pada bidang Pelatihan dan Produktivitas (LatPro), yang bertanggung jawab atas pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja di Jawa Timur. Keempatnya, dibagi kedalam dua divisi yang berbeda, yakni Rialva Vyana Nur Majidah dan Sabrina Azarine Tsany dibidang Produktivitas, dan Aisyah Amaranggana Putri Ajitama dan Risma Yogi Juliana di bidang Pemagangan.
\Program magang ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang didapat pada lingkungan kerja profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan dalam mengelola pelatihan secara nyata, mendokumentasikan kegiatan, serta memahami proses administrasi dan kearsipan di instansi pemerintahan.
Selama periode magang, para mahasiswa telah terlibat dalam beberapa kegiatan penting yang ada pada bidang LatPro. Salah satu pengalaman awal yang mereka dapatkan adalah partisipasi dalam Acara Pembekalan Pengukuran Produktivitas, di mana mereka bertanggung jawab untuk menyambut dan mendata peserta serta memastikan kelengkapan administrasi. Tidak hanya itu, mereka juga menjalankan tugas untuk mendokumentasikan setiap sesi acara dengan baik. Mulai dari foto-foto kegiatan hingga merekam video presentasi narasumber.
Mereka juga turut berkontribusi dalam Acara Rekrut dan Seleksi Program Pemagangan ke Jepang. Pada acara ini, peran mereka dimulai dari membantu persiapan pembukaan acara hingga mendokumentasikan seluruh tahapan seleksi. Selain itu mahasiswa juga turut serta pada acara besar yang diselenggarakan oleh divisi Produktivitas yakni Kompetisi 5R/5S yang diselenggarakan di hotel Mercure Surabaya Grand Mirama pada awal bulan November ini.
“Sebagai mahasiswa yang melakukan pemagangan di Disnakertrans Jatim kami mendapatkan banyak sekali ilmu baru terutama pada bidang pelatihan dan produktivitas. Pada bidang pelatihan kami dapat mengetahui bagaimana tahapan awal pelaksanaan pelatihan. Sedangkan pada bidang produktivitas kami memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan 5R/5S, pada kegiatan ini kami mengetahui bahwa penataan ruang, kerapian, dan pembiasaan standar kerja yang teratur bisa meningkatkan efisiensi sehari-hari.” ujar Aisyah , salah satu mahasiswa magang di Disnakertrans Jatim.
Pihak instansi juga turut memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UNESA selama proses magang di Disnakertrans Jatim terutama di bidang LatPro. Ibu Dra. Wiwiek Widyningrum, M.M selaku salah satu mentor dari divisi Produktivitas memberikan apresiasi kepada mahasiswa terkait kinerja selama magang, serta keterlibatan langsung dalam kegiatan Penghargaan Kompetisi 5R/5S yang diadakan oleh divisi Produktivitas. “Kita sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini. Mereka cepat beradaptasi dan mau belajar. Kemampuan mereka di bidang teknologi, terutama untuk urusan editing benar-benar membantu mempercepat pekerjaan. Seperti waktu acara penghargaan 5R, mereka bisa ambil alih tugas-tugas teknis yang biasanya merepotkan, sehingga staf kami bisa fokus ke persiapan lainnya. Kerjasama seperti ini memang saling menguntungkan, dan kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi mereka ke depannya.” ujarnya.
Kehadiran keempat mahasiswa ini dalam program magang MBKM tidak hanya sekedar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi jembatan yang menghubungkan teori di ruang kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Melalui pengalaman langsung di Disnakertrans Jatim, mereka tidak hanya mengasah kemampuan teknis dan profesional, tetapi juga turut serta memberikan dampak nyata bagi program-program strategis pemerintah di bidang ketenagakerjaan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut, mencetak lebih banyak lagi lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap dan adaptif untuk berkontribusi di dunia profesional.
Penulis: Rialva (2023B), Aisyah (2023B), Sabrina (2023E), Risma (2023F)