MAGANG STORY 2025: Politeknik Pelayaran Surabaya
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengembangkan kompetensinya di luar kampus. Salah satu bentuk nyata dari implementasi kebijakan ini adalah kegiatan magang atau praktik kerja di instansi atau lembaga yang relevan dengan bidang keilmuan mahasiswa. Dalam konteks ini, tiga mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dari Jurusan Teknologi Pendidikan, yaitu Richa Wildanisty, Queendy Cahya Ramadhanti, dan Novita Aulia Rizqy Zubay, melaksanakan kegiatan magang di Politeknik Pelayaran Surabaya sebagai bagian dari pelaksanaan program MBKM.
Kegiatan magang ini dilaksanakan di lingkungan Politeknik Pelayaran Surabaya (Poltekpel Surabaya) yang berlokasi di Jl. Gunung Anyar Lor No.1, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Kota Surabaya, Jawa Timur, yaitu salah satu institusi pendidikan tinggi di bawah Kementerian Perhubungan yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang pelayaran. Mahasiswa magang ditempatkan di bagian akademik yaitu di unit Prodi D-IV Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, D-III Nautika, dan D-IV Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal untuk berkontribusi langsung dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Dokumen Kurikulum serta kami diberi kesempatan untuk mengembangkan Media Pembelajaran atau e-learning untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, kami sebagai mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah kami pelajari di bangku kuliah, seperti desain pembelajaran, pengembangan kurikulum, media pembelajaran serta penggunaan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan.
Kegiatan magang berlangsung selama 3 bulan, sesuai dengan jadwal pelaksanaan program MBKM di UNESA. Selama periode tersebut, mahasiswa bekerja sama dengan dosen dan tenaga kependidikan di Poltekpel Surabaya dalam proses penyusunan dan peninjauan ulang dokumen pembelajaran. Proses ini tidak hanya menuntut kemampuan teknis dalam pengelolaan dokumen, tetapi juga keterampilan analisis dan komunikasi dalam memahami kebutuhan pembelajaran di lingkungan vokasi pelayaran yang memiliki karakteristik tersendiri. Tidak hanya itu, kami juga diberi kesempatan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran sederhana atau e-learning untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran.
Tujuan utama dari pelaksanaan magang ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional kami sebagai mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam bidang perancangan dan pengelolaan sistem pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Politeknik Pelayaran Surabaya dalam mengembangkan kurikulum yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri pelayaran serta dengan adanya media pembelajaran atau e-learning sederhana yang sudah kami kembangkan dapat mempermudah dan meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran di Politeknik Pelayaran Surabaya. Dengan kolaborasi ini, kedua institusi saling mendapatkan keuntungan diantaranya mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata, sementara Politeknik Pelayaran Surabaya mendapatkan dukungan akademis dari calon tenaga ahli di bidang pendidikan dan teknologi pembelajaran.
Ada beberapa kegiatan atau aktivitas yang relevan dengan mata kuliah kami seperti Media Pembelajaran dan Pengembangan Kurikulum, seperti peninjauan terhadap RPS (Rencana Pembelajaran Semester) untuk Prodi Nautika, Prodi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, dan Prodi Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal kami diberi kesempatan untuk meninjau ulang RPS tersebut apakah sudah sesuai dengan kurikulum yang dijadikan sebagai acuan pembuatan RPS.
Sebagai salah satu peserta magang, Queendy turut membagikan pengalamannya selama berada di Politeknik Pelayaran Surabaya. Ia menceritakan bagaimana proses magang ini memberikan tantangan sekaligus pembelajaran baru yang sangat berharga. Dalam testimoninya, Queendy menyampaikan “Selama tiga bulan melaksanakan magang di Politeknik Pelayaran Surabaya, saya, mahasiswa Teknologi Pendidikan UNESA merasakan banyak sekali pengalaman berharga. Awalnya saya sempat merasa gugup karena baru pertama kali terlibat dalam penyusunan RPS dan dokumen kurikulum, tetapi suasana kerja yang ramah dan penuh bimbingan membuat saya cepat beradaptasi. Melalui kegiatan sehari-hari yang penuh diskusi dan peninjauan dokumen, saya semakin memahami bagaimana kurikulum di pendidikan vokasi pelayaran dikembangkan. Selain kemampuan teknis, saya juga belajar tentang komunikasi profesional, kerja sama tim, dan manajemen waktu.Selama magang ini benar-benar menambah kepercayaan diri saya dan menjadi bekal penting untuk langkah saya ke dunia kerja. Tiga bulan terasa singkat, tetapi manfaat dan pembelajarannya sangat berarti bagi saya.”
Tidak hanya itu, ada beberapa dosen yang mengeluh karena e-learning yang disediakan oleh Politeknik Pelayaran Surabaya sering trouble atau susah digunakan karena banyaknya pengguna yang sedang mengakses. Kami sebagai mahasiswa Teknologi Pendidikan memberikan solusi untuk mengembangkan Media Pembelajaran atau e-learning yang cukup sederhana untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan menggunakan Google Sides di dalam e-learning tersebut. Taruna dan Dosen dapat mengakses dengan link yang berbeda sesuai dengan jurusan atau prodi mereka, jadi dengan itu e-learning tidak akan digunakan bersamaan dengan jurusan atau prodi yang berbeda-beda hal ini dapat mengurangi trouble pada e-learning karena tidak digunakan oleh banyak pengguna. Kami mengembangkan e-learning ini untuk prodi Nautika, Prodi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, dan Prodi Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal.
Pengalaman para mahasiswa selama mengikuti magang di Politeknik Pelayaran Surabaya menunjukkan bagaimana program ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kompetensi. Testimoni dari para peserta berikut menegaskan bahwa selama menjalani kegiatan magang, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga merasakan bimbingan, keramahan, serta suasana kerja yang positif dari seluruh civitas akademika.
“Selama saya magang di Politeknik Pelayaran Surabaya, saya mendapatkan banyak pengalaman yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat keterampilan saya sebagai mahasiswa Teknologi Pendidikan. Di tempat magang, saya dipercaya untuk membantu menyiapkan dokumen kurikulum, hingga ikut mengembangkan e-learning untuk mendukung proses pembelajaran. Selain kemampuan teknis, saya juga berlatih berkomunikasi secara profesional dan bekerja sama dengan tim akademik. Dari bimbingan para dosen dan staf, saya merasa berkembang. Magang ini memberikan pengalaman berharga yang akan menjadi pijakan penting dalam perjalanan karier saya ke depan.” Ujar Novita.
“Selama ini juga saya mendapatkan pengalaman yang sangat menyenangkan dan berkesan magang di Politeknik Pelayaran Surabaya. Dari hari pertama, saya disambut dengan sangat baik oleh para dosen dan staf di sana. Mereka semua ramah, sabar, dan selalu siap membantu setiap kali saya membutuhkan arahan maupun bimbingan. Selama magang, saya ikut terlibat dalam penyusunan RPS, pembuatan dokumen kurikulum, serta membantu mengembangkan e-learning. Setiap tugas yang saya kerjakan berjalan lancar karena lingkungan kerjanya hangat dan suportif. Para dosen tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga menjelaskan proses dengan detail sehingga saya benar-benar memahami alurnya. Saya merasa sangat bersyukur bisa magang di tempat yang suasananya nyaman dan penuh dukungan. Tiga bulan terasa begitu cepat karena setiap harinya memberi pengalaman baru dan positif. Magang ini tidak hanya menambah kompetensi saya, tetapi juga meninggalkan kesan yang sangat baik berkat keramahan seluruh civitas akademika Politeknik Pelayaran Surabaya.” Imbuh Richa.
Untuk menilai sejauh mana kontribusi mahasiswa UNESA Prodi Teknologi Pendidikan selama menjalani program magang, pihak Politeknik Pelayaran Surabaya turut memberikan pandangannya. Salah satu staf pengajar menyampaikan apresiasi yang besar terhadap kinerja dan dedikasi mahasiswa selama beberapa bulan beraktivitas di lingkungan Poltekpel Surabaya.
Beliau mengatakan “Alhamdulillah Selama melaksanakan magang di Politeknik Pelayaran Surabaya, mahasiswa dari UNESA khususnya dari Prodi Teknologi Pendidikan memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi kami. Mereka membantu proses penyusunan RPS, pengembangan dokumen kurikulum, hingga pembuatan konten e-learning yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Poltekpel Surabaya. Kami sangat mengapresiasi dedikasi, ketelitian, serta kemampuan mereka dalam bekerja sama dengan dosen dan staf. Kehadiran mereka memberikan energi positif dan membantu mempercepat beberapa kebutuhan akademik kami. Kami berharap pengalaman magang ini memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, dan kami pun membuka diri untuk kolaborasi selanjutnya di masa mendatang.” Ujar salah satu staf pengajar Politeknik Pelayaran Surabaya.
Pelaksanaan magang mahasiswa UNESA Prodi Teknologi Pendidikan di Politeknik Pelayaran Surabaya menjadi bukti bahwa program MBKM mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna, dan berdampak positif bagi kedua belah pihak. Melalui berbagai kegiatan mulai dari penyusunan RPS, pengembangan kurikulum, hingga pembuatan media e-learning sederhana, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu secara langsung sekaligus mengasah keterampilan profesional. Dukungan dari dosen serta lingkungan kerja yang hangat menjadikan proses magang ini berjalan lancar dan penuh pembelajaran. Dengan adanya apresiasi dari pihak Politeknik Pelayaran Surabaya, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan sekaligus menjadi pijakan penting bagi mahasiswa untuk melangkah lebih siap menuju dunia kerja.