MAGANG STORY 2025: Suara Surabaya
Dua mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, Shinta Permata (23010024138) dari kelas 2023D dan Velinsyah Gustin (23010024169) dari kelas 2023E, telah melaksanakan program magang sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada semester lima. Mereka ditempatkan di Divisi Gate Keeper On Air Suara Surabaya, sebuah divisi yang berperan penting dalam menerima laporan masyarakat serta mengoordinasikan informasi yang akan disiarkan. Program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kompetensi akademik di lingkungan kerja profesional, khususnya di dunia penyiaran radio yang membutuhkan ketelitian, respons cepat, dan kemampuan komunikasi yang baik.
foto: Shinta dan Velin bersama Emma Rachmawati penyiar Suara Surabaya, saat on air di studio Suara Surabaya, Selasa (4/11/2025).
Pengalaman pribadi juga dirasakan langsung oleh mahasiswa peserta magang. Shinta menjelaskan bahwa magang di Suara Surabaya tidak hanya memberikan pembelajaran hardskill, tetapi juga soft skill yang berdampak besar pada kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi. “Selain belajar hardskill, di sini kami juga belajar soft skill. Karena kami terbiasa menerima telepon dari pendengar, public speaking kami juga diuji,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa mereka turut dilibatkan dalam berbagai kegiatan besar Suara Surabaya, salah satunya Jazz Traffic Festival sebuah konser musik tahunan yang diselenggarakan Suara Surabaya Media. Dalam acara tersebut, Shinta dan Velin menjadi bagian dari panitia yang ditugaskan di mini studio yang berperan mendukung jalannya kegiatan di lapangan.
Pengalaman lain juga dirasakan oleh Velin, ia menjelaskan bahwa magang di Suara Surabaya sangat dilibatkan dalam hal apapun, pihak instansi juga memberikan kepercayaan peserta magang untuk terjun langsung dalam proses mengelola dan menerima informasi dari pendengar. “Sangat senang, kami disini sangat dilibatkan sekali, bisa berkomunikasi langsung dengan para pendengar membuat kami merasa dipercaya, walaupun kadang tantangannya harus sabar menghadapi berbagai karakter para pendengar.” ungkapnya.
Kontribusi mahasiswa selama magang juga mendapat apresiasi dari pihak instansi. Ananda Maharani, penyiar Suara Surabaya, mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa magang memberikan dampak positif dalam proses kerja sehari-hari. “Ada anak magang ini cukup terbantu, cuma ada aja gitu ya gebrakannya. Tapi terima kasih, kalian sangat membantu kami,” ujarnya. Pihak Suara Surabaya menilai bahwa antusiasme dan kemauan belajar para mahasiswa menjadikan proses kerja lebih efisien, sekaligus turut memperkuat kualitas layanan informasi publik yang menjadi ciri khas stasiun radio tersebut.
Selain itu, mereka juga mendapat apresiasi dari salah satu pendengar Suara Surabaya, mas Arif “ Mana gambarnya Velin?, saya pernah beberapa kali diterima mereka berdua sudah dapat tampilannya semoga pengalaman SS jadi modal untuk kesuksesan mereka berdua di masa depan.” ungkapnya saat mengudara di Suara Surabaya. Tidak hanya itu, Emma Rachmawati penyiar Suara Surabaya, mengucapkan terima kasih kepada Velin dan Shinta karena sudah membantu di Suara Surabaya khususnya di gate keeper. “Sampaikan ke Suara Surabaya atau pendengar semua kalian sudah pernah melayani pendengar, dan tentu saja kalau mungkin ada yang mau magang lagi di Suara Surabaya, teman-teman kampus atau di luar kampus kalian silahkan. Terima kasih Velin dan Shinta sukses untuk kalian berdua, kalau mau lanjut boleh loh..” ungkapnya saat mendampingi Shinta dan Velin on air di studio Suara Surabaya.
Penulis:
1. Shinta Permata (23010024138) 2023D
2. Velinsyah Gustin (23010024169) 2023E